Perbedaan Bronkitis dan Asma

Ternyata masyarakat masih banyak yang salah mengindentifikasi mengenai bronkitis dan asma. Hal ini dikarenakan bronkitis memiliki beberapa gejala yang mirip dengan masalah paru-paru lainnya seperti asma. Jika anda tidak mengenalinya secara spesifik, ditakutkan jika pengobatan yang diberikan pun tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Untuk itu, kami akan memberikan informasi seputar Perbedaan Bronkitis dan Asma.

Perbedaan Bronkitis dan Asma

 

Bronkitis

bronkitisBronkitis merupakan istilah untuk peradangan yang terjadi di saluran pernapasan bawah. Penyebabnya berupa polutan yang membahayakan paru seperti asap kendaraan bermotor, rokok, dan segala jenis bahan beracun. Jika kita menghirup polutan, lama kelamaan akan menjadi bronkitis karena terjadi proses peradangan pada saluran napas. Selain itu, jika kita mengalami infeksi jamur atau virus lalu menempel di saluran napas, maka akan terjadi peradangan. Jika peradangan berlanjut, maka kondisi akan berubah menjadi infeksi paru.

Bronkitis terbagi menjadi 2 jenis, yaitu akut dan kronis. Bronkitis akut sering dialami anak-anak dengan kondisi penyakit yang terjadi sesaat dan tidak berkepanjangan. Bronkitis akut ini biasanya terjadi karena infeksi dan terpapar polusi udara yang mengakibatkan terjadinya proses peradangan.

Sedangkan bronkitis kronis, proses terjadinya menahun. Biasanya terjadi pada perokok atau orang yang terpapar polusi udara terus-menerus. Jika hal ini terus terjadi, maka akan ada “kapalan” pada saluran napas, yaitu saluran napas menebal dan kaku. Akibatnya saluran napas menjadi mampet, karena penebalan tersebut. Gejala yang akan muncul berupa sesak napas dan batuk terus-menerus, serta dahak yang kental akibat dari penebalan tersebut.

Asma

asmaAsma merupakan penyakit yang menyerang seorang pasien dengan saluran napas yang sensitif. Sebesar 90% asma disebabkan oleh faktor genetik. Jika sebelumnya orang tua menderita asma, besar kemungkinan anaknya menderita asma. Sisa 10% bisa disebabkan oleh paparan polusi udara seperti asap kendaraan atau rokok, debu, alergi, hawa dingin, dan stress.

Asma biasanya ditandai dengan sesak napas dan bunyi mengi pada napas, dan hanya akan terjadi jika ada faktor pencetusnya seperti yang telah dijelaskan. Dan jika asma terjadi terus-menerus, maka akan disebut asma menetap yang membuat pasien harus selalu membawa obat hirup.

Nah itulah beberapa perbedaan bronkitis dan asma, walaupun pada kenyataanya kedua penyakit ini sama-sama menyerang saluran pernapasan. Alasan mengetahui atau mengindentifikasi secara benar perbedaan antara bronkitis dan asma, guna untuk memberikan solusi dan pengobatan yang tepat bagi pasien sehingga tidak akan ada kata “salah obat”.

Sumber (merdeka.com)

 

Perbedaan Bronkitis dan Asma | penyakitakutwebid | 4.5